Tuesday, 25 August 2015

Ilmu Alamiah Dasar (PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA)

BAB I
PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

A.   Kompetensi Dasar
(1)   Memahami perkembangan alam pikiran manusia sejak adanya mitos sampai zaman kontemporer.

B.   Indikator Hasil Belajar
(1)   Mengidentifikasi ciri-ciri unik manusia bila dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya
(2)                           Mengemukakan  alasan timbulnya mitos
(3)   Memaparkan sejarah perkembangan ilmu dari zaman pra Yunani Kuno sampai zaman kontenporer

C.   Uraian Materi

       Pengantar
Tuhan telah menciptakan dua macam mahluk, yaitu satu benda mati yang sifatnya anorganis dan yang lain mahluk yang bersifat organis. Untuk membedakannya, sering yang pertama disebut benda mati dan yang kedua sebagai mahluk hidup.
Benda yang ada di muka bumi ini tunduk pada hukum alam (deterministik), sedangkan mahluk hidup tunduk pada hukum kehidupan (biologios). Masing-masing memiliki tingkatan dalam perwujudannya. Benda dapat berupa padat, cair, dan gas. Mahluk hidup dibedakan atas tumbuhan, binatang, dan manusia. Manusia memiliki ciri khas dibandingkan dengan mahluk lainnya di muka bumi ini, di mana manusia merupakan mahluk tertinggi, lebih sempurna dibandingkan mahluk lainnya.
     
      Ciri Unik Manusia
            Manusia sebagai bagian mahluk hidup memiliki ciri-ciri unik sebagai berikut.
1.    Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya sehingga     manusia merupakan mahluk yang cerdas dan bijaksana (homo sapiens). Dengan kelebihan kemampuannya dalam berpikir, manusia melakukan sesuatu dalam wujud budaya  manusia yang kemudian diikuti budaya lain berupa tindakan/perilaku yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
2.    Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, yakni adanya zat yang masuk  dan ada yang keluar.
3.    Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar.
4.    Memiliki potensi untuk berkembang biak.
5.    Tumbuh dan bergerak.
6.    Berinteraksi dengan lingkungannya, artinya :
a.   Manusia dapat membuat alat-alat dan menggunakannya sehingga  disebut sebagai manusia kerja (homo faber). Contoh: diciptakannya mikroskop  untuk melihat benda kecil, teropong untuk melihat benda jauh, Radio, TV,   telepon  untuk media komunikasi.
b.   Manusia dapat berbicara (homo longuen) sehingga apa yang menjadi pemikiran dalam otaknya dapat disampaikan melalui bahasa kepada   manusia lainnya.
c.   Manusia dapat bermasyarakat (homo socius), tidak bergerombol seperti binatang yang hanya mengenal hukum rimba, “siapa yang kuat dialah  yang berkuasa”
d.   Manusia dapat mengadakan usaha dengan menggunakan dasar ekonomi   (homo aeconomicus).
7.      Bila tiba saatnya, manusia pasti akan mati. Oleh karena itu, manusia menyadari adanya kekuatan gaib yang memiliki kemampuan/kekuatan lebih hebat dari mansuia sehingga menjadikannya manusia memiliki keyakinan/kepercayaan atau beragama (homo religieus)
Kelebihan manusia adalah rohaninya, yakni akal budi  dan kemauannya yang sangat kuat sehingga ia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contohnya, manusia dapat membuat pesawat ulang alik untuk pergi ke planet lain, dapat membuat nuklir untuk sumber energi yang sangat kuat dan sebagainya. Akal budi dan kemauan yang sangat kuat inilah yang merupakan sifat unik manusia.

Mitos dan Rasa Ingin Tahu Manusia
Manusia selalu merasa ingin tahu, maka ia akan selalu mencari jawaban rasa ingin tahunya terutama terhadap fenomena (gejala) alam. Perkembangan lebih lanjut dari rasa  ingin tahu manusiaadalah untuk memenuhi kebutuhan non-fisik atau kebutuhan alam pikirannya. Untuk memuaskan alam pikirannya, manusia mereka-reka sendiri jawabannya.
Berdasarkan sejarah perkembangan manusia, menurut August Comte membagi menjadi tiga tahap, yaitu : (1) tahap teologi atau tahap metafisika, (2) tahap filsafat, dan (3) tahap positif atau tahap ilmu.
Mitos termasuk dalam tahap teologi atau tahap metafisika.  Mitologi berarti pengetahuan tentang mitos yang merupakan kumpulan cerita-cerita mitos. Manusia menyusun mitos untuk mengenal realita atau kenyataan, yakni pengetahuan yang tidak obyektif melainkan subyektif. Mitos diciptakan untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia untuk menjawab keterbatasan manusia tentang alam. Dalam alam pikiran mitos, rasio atau penalaran belum terbentuk, yang bekerja hanya daya khayal, intuisi atau imajinasi. Menurut van Peursen  mitos adalah suatu cerita yang memberikan pedoman atau arah tertentu kepada sekelompok orang. Cerita itu dapat ditularkan, dapat pula diungkapkan melalui tari-tarian, pementasan wayang, sendratari, drama dan sebagainya.
Secara garis besarnya, mitos dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu :
a.      Mitos sebenarnya
Manusia berusaha dengan sungguh-sungguh dan dengan imajinasinya menerangkan gejala alam yang ada, meskipun belum tepat. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahaunnya sehingga untuk hal tersebut orang mengaitkan dengan tokoh tertentu atau dewa-dewa.
Contoh :
Pelangi dianggap sebagai selendang bidadari atau naga yang sedang meminum air. Jadi muncul pengetahuan baru yaitu bidadari dan naga.
Gempa bumi diduga terjadi karena naga yang sedang memegang bumi bergeser dari tempatnya sehingga bumi bergetar.
Gerhana bulan dianggap sebagai kejadian bulan dimakan raksasa  kala rahu (raksasa hanya memiliki kepala saja) sehingga orang-orang memukul kentongan agar bulan tidak habis dimakan.
Bunyi guntur dianggap sebagai kereta para dewa yang sedang melintas di angkasa.

b.     Cerita Rakyat
Mitos yang berupa cerita rakyat adalah cerita yang mengisahkan peristiwa penting berkenaan dengan kehidupan manusia yang disampaikan dari mulut ke mulut dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Contoh : Jaya Prana dari daerah Buleleng (Bali), Lutung Kasarung dari daerah Pasundan, Timun Emas dari daerah Jawa Tengah.

c.      Legenda
Legenda adalah cerita rakyat yang seorang tokohnya dikaitkan dengan nama suatu daerah. Apakah tokoh tersebut pernah ada atau tidak, namun tokoh tersebut dihubungkan dengan apa yang terdapat di suatu lingkungan, sebagai bukti kebenaran suatu legenda.
Contoh : Sangkuriang dikaitkan dengan Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat.

Pada jaman dahulu mitos sangat berpengaruh, bahkan sampai saat inipun kepercayaan terhadap mitos masih belum sepenuhnya hilang. Pencarian jawaban atas masalah seperti itu belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah. Beberapa hal sebagai penyebab timbulnya mitos antara lain :
1.    Keterbatasan pengetahuan manusia
Karena keterbatasan pengetahuan manusia maka mereka mencoba mereka-reka dengan khayalan dan imajinasinya  untuk memperoleh jawaban atas permasalahan tersebut. Pengetahuan yang diperoleh dan belum tentu kebenarannya kemudian diceritakan kembali kepada orang lain atau generasi berikutnya.
2.    Keterbatasan penalaran manusia
Manusia pada awalnya memang mampu berpikir, namun pemikirannya belum terlatih. Pemikiran dapat benar dan dapat pula salah. Dengan perkembangan pemikiran manusia lama kelamaan pemikiran yang salah akan ditinggalkan orang, sedangkan yang benar akan terus bertahan sampai ada kebenaran baru yang muncul.
3.    Keingintahuan manusia yang telah dipenuhi untuk sementara
Kebenaran memang harus dapat diterima oleh akal, tetapi sebagian lagi dapat diterima secara intuisi, yakni penerimaan atas dasar kata hati tentang sesuatu yang benar. Kata hati yang irasional dalam kehidupan mayrakat awam sudah dapat diterima sebagai suatu kebenaran atau pseudo science.

4.    Keterbatasan alat indera manusia
Keterbatasan indra manusia  membuat manusia mencari jalan pintas untuk memperoleh jawaban.
Puncak hasil pemikiran mitos terjadai pada zaman Babylonia yakni ±700-600 SM. Orang-orang Babylonia berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruangan setengah bola dengan Bumi datar sebagai lantainya, sedangkan langit-langit dengan bintang merupakan atapnya. Namun, yang menakjubkan adalah mereka telah mengenal ekliptika yaitu suatu bidang edar matahari dan telah menetapkan perhitungan satu tahun yaitu satu kali matahari beredar sampai ke tempat semula yakni selama 365,25 hari. Horoskop atau ramalan nasib manusia berdasarkan perbintangan seperti Virgo, Sagitaurus, Scorpio, Pisces, Leo dan sebagainya, yang sampai saat ini masih dipercaya banyak orang juga berasal dari Babylonia.
Pengetahuan orang-orang Babylonia ini setengahnya berasal dari hasil pengamatan atau pengalaman, namun setenaghnya berupa dugaan, imajinasi, kepercayaan atau mitos. Pengetahuan demikian dapat dianggap sebagai pseudo science yang artinya mirip sains tetapi bukan sains.

Sejarah Perkembangan Ilmu dari Zaman Pra-sejarah sampai Zaman Kontemporer
Perkembangan ilmu pengetahuan seperti sekarang ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan terjadi secara bertahap atau evolutif. Oleh karena itu, untuk memahami sejarah perkembangan ilmu mau tidak mau kita harus membagi atau mengklasifikasikan  secara periodik. Setiap periode memiliki ciri khas tertentu dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

a.  Zaman Pra-Yunani Kuno (Abad XV – VII SM)
Zaman pra-Yunani Kuno dalam sejarah peradaban manusia, yaitu zaman ketika manusia belum mengenal peralatan seperti yang kita pakai sekarang. Pada zaman ini manusia masih menggunakan batu sebagai peralatan. Adapun sisa peradaban manusia yang ditemukan pada zaman ini antara lain seperti : peralatan dari batu, tulang belulang hewan, sisa beberapa tanaman, gambar-gambar di gua-gua, tempat-tempat penguburan dan tulang belulang manusia purba.
Pada zaman ini ditemukan alat-alat yang bentuknya mirip satu sama lain, misalnya kapak sebagai alat pemotong dan pembelah, alat dari tulang yang menyerupai jarum untuk menjahit, dll. Benda-benda tersebut terus mengalami perbaikan dan kemajuan akibat proses trial and error dan uji coba yang dilakukan manusia yang memakan waktu lama. Melalui proses ini juga manusia menemukan bahan atau materi yang dianggap baik atau kuat untuk membuat peralatan-peralatan tertentu. Antara abad XV sampai VI SM manusia telah menemukan besi, tembaga dan perak untuk membuat peralatan-peralatan.
Evolusi ilmu pengetahuan dapat dilihat melalui sejarah perkembangan pemikiran yang terjadi di Yunani, Babylonia, Mesir, Cina, Timur Tengah (peradaban Islam), dan Eropa, dimana perkembangan terhadap teknik yang diterapkan di Eropa, Cina pada abad XV SM telah mengembangkan teknik peralatan perunggu, peralatan besi sebagai perangkat perang dikenal pada abad V SM. India memberikan sumbangan yang besar dalam perkembangan matematika dengan penemuan sistem bilangan desimal, pemikiran Budhisme yang diadopsi oleh Raja Asoka telah menyumbangkan sistem bilangan yang menjadi titik tolak perkembangan sistem bilangan pada zaman modern.
Salah satu ciri pada zaman ini adalah warisan pengetahuan berdasarkan know how yang dilandasi pengalaman empiris. Data-data tertulis yang ada pada masa ini dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1.    Suatu peristiwa yang dilukiskan dalam bentuk gambar-gambar.
2.    Gambar-gambar itu kemudian disederhanakan dan diberi bentuk tertentu yang disebut pictographic writing.
3.    Peningkatan ke tingkat yang lebih abstrak melalui suku-suku kata yang diberi tanda-tanda tertentu.
4.    Tingkat yang paling tinggi adalah abjad.
Pada masa ini kemampuan berhitung ditempuh dengan cara one to one corespodency atau map process, hal ini menyerupai anak-anak yang belajar berhitung dengan jari-jarinya. Selain itu manusia sudah mulai memperhatikan keadaan alam sebagai suatu proses alam sehingga lama-kelamaan mereka memperhatikan dan menemukan hal-hal berikut : 
1.    Gugus bintang di langit sebagai suatu kesatuan sekarang dikenal dengan nama zodiak.
2.    Kedudukan matahari dan bulan pada waktu terbit dan tenggelam bergerak dalam rangka zodiak tersebut.
3.    dikenal bintang-bintang yang bergerak diantara gugusan tadi, ditemukan planet-planet.
4.    Waktu bulan kembali pada bentuknya yang sama antara 28-29 hari
5.    Timbul dan tenggelam matahari di cakrawala yang berpindah-pindah dan diperlukan ± 365 hari sebelum kembali kedudukan semula
6.    Ketika matahari timbul dan tenggelan sebanyak 365 kali, bulan mengalami perubahan sebanyak 12 kali
7.    Ditemukan beberapa gejala alam, seperti gerhana

Zaman pra-Yunani Kuno ini ditandai oleh lima kemampuan sebagai berikut :
  1. Know how dalam kehidupan sehari-hari yang didasarkan pada pengalaman
  2. Pengetahuan yang berdasarkan pengalaman itu diterima sebagai fakta dengan sikap receptive mind
  3. Kemampuan menemukan abjad dan sistem bilangan alam sudah menampakan perkembangan pemikiran manusia ke tingkat abstraksi
  4. Kemampuan menulis, berhitung, dan menyusun kalender yang didasarkan atas sintesa terhadap hasil abstraksi yang dilakukan
  5. Kemampuan meramalkan suatu peristiwa berdasarkan peristiwa-peristiwa sebelumnya

b.  Zaman Yunani Kuno (Abad VII-II SM)
Pada zaman ini dipandang sebagai zaman keemasan filsafat karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan ide-ide atau pendapatnya. Pada masa ini, Yunani dianggap sebagai gudang ilmu dan filsafat karena tidak lagi mempercayai mitologi-mitologi. bangsa Yunani yang tidak menerima pengalaman yang didasarkan pada sikap menerima begitu saja, tetapi menumbuhkan sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis sehingga sikap kritis ini menjadikan bangsa Yunani sebagai ahli pikir terkenal sepanjang masa. Adapun beberapa tokoh yang terkenal pada masa ini antara lain :
1.    Thales
Menurut Thales, asal alam semesta itu adalah air karena tidak ada kehidupan tanpa air. Munculnya persoalan tentang asal alam semesta ini didorong oleh tiga alasan yaitu :
a. Persoalan tersebut merupakan suatu pertanyaan yang terus menerus dipersoalkan dan dipandang sebagai persoalan abadi.
b. Pertanyaan yang diajukan Thales tersebut menimbulkan suatu konsep baru, yaitu suatu hal tidak begitu saja ada, tetapi terjadi dari sesuatu.
c. Pertanyaan demikian hanya dapat muncul dalam pemikiran kalangan tertentu, bukan hanya dari masyarakat awam tetapi masyarakat intelektual yang berpikir lebih maju.
2.      Pythagoras
Pythagoras dikenal sebagai filsuf dan juga ahli ilmu ukur ia juga lebih dikenal dengan penemuannya tentang ilmu ukur dan aritmatik. Adapun penemuannya itu antara lain :
a.    Hukum atau dalil pythagoras yaitu a2 + b2 = c2 yang berlaku bagi setiap segitiga siku-siku.
b.    Semacam teori tentang bilangan, antara lain pembagian antara bilangan genap dan bilangan ganjil.
c.    Pembentukan benda berdasarkan segitiga-segitiga, segiempat-segiempat, segilima-segilima dan sebagainya.
d.    Hubungan antara nada dengan panjang dawai.
3.      Herakleitos
Herakleitos berpendapat bahwa api merupakan asas pertama yang merupakan dasar segala sesuatu yang ada karena menurutnya api adalah lambang perubahan, dengan adanya api kayu atau bahan apa saja berubah menjadi abu. Herakleitos berpendapat bahwa dalam dunia alamiah tidak ada sesuatu pun yang tetap, tidak ada sesuatu apapun yang dianggap definit atau sempurna.
4.      Parmenides
Parmenides adalah filsuf pertama yang mempratekkan cabang filsafat yang disebut “metafisika”. Pendapat parmenides yang terkenal adalah yang ada, ada dan yang tidak ada, tidak ada.
5.      Socrates (470-399 SM)
Sumber utama untuk menentukan pemikirannya yang dikenal melalui dialog-dialog adalah muridnya yang bernama plato. Dalam sejarah umat manusia, Sokrates merupakan contoh istimewa selaku filsuf ynag jujur serta berani. Keaktifannya dapat dibandingkan dengan pekerjaan bidan. Dia tidak menolong orang bersalin, melainkan membidani jiwa-jiwa. Metode ini dikenal dengan Maicutike Telehne (Ilmu Kebidanan) yaitu suatu metode dialektiva untuk melahirkan kebenaran.
6.      Democritus (460 – 370 SM)
Democritus dikenal sebagai Bapak Atom pertama yang memperkenalkan konsep atom bahwa alam semesta ini sesungguhnya terdiri atas atom-atom. Atom adalah materi terkecil, yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Pemikiran Democritus tentang atom mengandung sifat-sifat seperti berikut ini :
§  Konsep materialistik – monistik
Artinya, atom merupakan sekadar materi yang tidak didampingi apapun karena sekelilinggnya hampa
§  Konsep dinamika perkembangan
Artinya, segala sesuatu selalu berada dalam keadaan bergerak sehingga berlaku prinsip dinamika
§  Konsep yang bersifat murni alamiah
Artinya, pergerakan atom itu bersifat intrinsik, primer, tanpa sebab, dan tidak dipengaruhi oleh sesuatu di luar dirinya.
§  Bersifat kebetulan
Artinya pergerakan itu terjadi tanpa tujuan sehingga benturan-benturan yang terjadi tidak beraturan, dan tidak mengandung tujuan-tujuan tertentu.
7.      Plato (427 – 347 SM)
Plato adalah filsuf yang pertama kali membangkitkan persoalan Being (hal ada) dan mempertentangkannya dengan becoming (hal menjadi). Plato menemukan bahwa becoming yakni dunia berubah, tidak memuaskan atau tidak memadai sebagai objek pengetahuan karena bagi plato setiap bentuk pengetahuan bersesuaian dengan suatu jenis objek. Sedangkan being bagi plato dibentuk oleh dunia yang merupakan pola-pola dari segala sesuatu yang dapat diinderawi, sedangkan ide-ide itu secara kodrati bersifat kekal dan abadi. Alasan Plato membedakan Being dan becoming adalah sebagai cara untuk mencari dasar kebenaran pengetahuan. Tujuan utama filsafat menurut Plato adalah penyelidikan pada entitas, seperti apa yang dimaksudkan dengan keadilan, kecantikan, cinta, hasrat, kesamaan, dan kesatuan (White, 1987;14). Plato yang mengangkat problem the one and the many melihat bahwa kedua hal ini, kesatuan dan keanekaragaman, terpisah menjadi dua dunia yaitu dunia ide dan dunia bayangan. Plato juga memperhatikan ilmu pasti sebagai peninggalan pythagoras sebab ada hubungan yang erat antara kepastian matematis dengan kesempurnaan ide.
8.      Aristoteles (384 – 322 SM)
Aristoteles adalah murid Plato yang meneruskan dan sekaligus menolak pandangan Plato. Ajaran Aristoteles dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bidang yaitu :
1.    Metafisika
Aristoteles membahas metafisika, istilah metafisika itu sendiri baru diperkenalkan oleh Andronikus ketika mengelompokkan ajaran-ajaran Aristoteles, sebagai filsafat pertama dan menganggapnya sebagai prinsip pertama yang mendasari tugas ilmiah. Konsep self-evidence merupakan penjelasan atas materi tertentu yang tidak dicari pada sesuatu yang lain, tetapi dapat ditemukan hanya di dalam pemikiran itu sendiri.
Lingkup metafisika dibedakan dari bidang ilmu pengetahuan lain. Metafisika adalah studi tentang “ada sebagai ada” (being as being). Kita mempelajari karakteristik, yakni ada yang mencakup segala sesuatu hal yang memiliki karakteristik tertentu. Jadi metafisika lebih komprehensif dan lebih fundamental daripada ilmu pengetahuan. Metafisika juga mempelajari prinsip-prinsip umum yang mendahului ilmu pengetahuan (White 1987 : 32).
 2.   Logika
Logika Aristoteles disusun dalam sebuah buku untuk menjelaskan cara menarik kesimpulan secara valid didasarkan pada susunan pikir (Syllogisme). Silogisme merupakan suatu bentuk jalan pemikiran yang bersifat deduktif yang kebenarannya pasti. Pada dasarnya silogisme terdiri atas tiga pernyataan, yaitu :
            Premis mayor sebagai pernyataan pertama yang mengemukakan hal umum yang telah diakui kebenarannya
       i.       Premis minor sebagai pernyataan kedua yang bersifat khusus dan lebih kecil lingkupnya daripada premis mayor
      ii.       Kesimpulan atau konklusi yang ditarik berdasarkan kedua premis tersebut.
Contoh :
Semua mahluk hidup pasti mati
Manusia termasuk mahluk hidup
Manusia juga pasti akan mati
 3.  Biologi
Pada bidang ini, Aristoteles mementingkan aspek pengamatan sebagai suatu sarana untuk membuktikan kebenaran sesuatu hal terutama dalam ilmu-ilmu empirik. Misalnya : dalam embriologi, ia melakukan pengamatan (observasi) perkembangan telur ayam sampai terbentuknya kepala ayam.

d.   Pertengahan (Abad II-XIV M)
Zaman pertengahan (Midle Age) ditandai dengan tampilnya para theolog di bidang ilmu pengetahuan. Para ilmuannya hampir semua adalah para theolog sehingga aktivitas ilmiah terkait dengan aktivitas keagamaan. Peradaban dunia Islam, terutama pada zaman Bani Umayyah telah menemukan suatu cara pengamatan astronomi pada abad VII Masehi, dan pada abad VIII masehi telah mendirikan sekolah kedokteran dan astronomi. Pada zaman keemasan kebudayaan Islam telah mendirikan penerjemahan berbagai karya Yunani. Bahkan Khalifah Al-Makmur telah mendirikan Rumah Kebijaksanaan (House of Wisdom) pada abad IX Masehi. Al-Khawarizmi menyusun buku aljabar tahun 825 M, ia juga menulis buku tentang perhitungan biasa (Arithmetics) yang menjadi pembuka jalan penggunaan cara desimal di Eropa untuk menggantikan tulisan Romawi. Omar Khayam (1043 – 1132) menemukan pemecahan persamaan pangkat tiga berdasarkan planemetri dan potongan-potongan kerucut.
Sekitar tahun 600-700 M kemajuan ilmu pengetahuan berada di peradaban dunia Islam. Di bidang kedokteran muncul nama-nama terkenal, seperti Al-Razi (850-923) dan Ibnu Sina (980-1077) yang menulis buku-buku kedokteran (Al-qanum). Rhazas mengarang Encyclopedia ilmu kedokteran yang berjudul contenens. Abu’l Qasim menulis ensiklopedia kedokteraan yang menelaah ilmu bedah, serta peralatan yang dipakai pada masa itu. Ibnu Rushd menerjemahkan dan mengomentari karya-karya Aristoteles. Al Idris telah membuat 70 peta dari daerah yang dikenal pada masa itu. Sumbangan sarjana Islam dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bidang:
1.    Menerjemahkan peninggalan bangsa Yunani dan menyebarluaskannya sehingga dapat dikenal dunia Barat seperti sekarang ini.
2.    Memperluas pengamatan dalam lapangan ilmu kedokteran, obat-obatan, astronomi, ilmu kimia, ilmu bumi dan ilmu tumbuh-tumbuhan.
3.    Menegaskan sistem desimal dan dasar-dasar ajabar.
Perhubungan antara Timur dan Barat selama Perang Salib sangat penting untuk perkembangan kebudayaan Eropa karena pada waktu ekspansi bangsa Arab telah mengambil alih kebudayaan Byzantium, Persia, dan Spanyol sehingga tingkat kebudayaan Islam jauh lebih tinggi daripada kebudayaan Eropa. Sekitar abad XIV pada zaman Dinasti Yuan (1260-1368) pengaruh Islam di Cina ditandai oleh Jamal Al-Din yang mendirikan observatorium. Ikhtiyar Al-Din yang merancang pembangunan istana raja di laut utara Beijing.

e.  Zaman Renaissance (Abad XIV – XVII M)
Berakhirnya abad pertengahan diikuti dengan munculnya Zaman Renaissance pada abad 14-17 M kata Renaissance berarti kelahiran kembali. Zaman Renaissance merupakan zaman peralihan ketika kebudayaan dari abad pertengahan mulai berubah menjadi suatu kebudayaan modern. Pada zaman Renaissance manusia pada masa ini pemikirannya mulai bebas dan berkembang. Pada zaman ini manusia ingin mencapai kemajuan atas hasil usaha sendiri. Pada Zaman Renaissance ilmu pengetahuan sudah berkembang. Berkembangnya ilmu pengetahuan modern dari tokoh-tokoh berikut
1.    Roger Bacon (1214-1294)
Roger Bacon berpendapat bahwa pengalaman merupakan landasan utama diawal dan ujian akhir bagi semua ilmu pengetahuan, beliau juga menganjurkan pengalaman sebagai basis ilmu pengetahuan
2.    Copernicus (1473 – 1543)
Penemuan Copernicus dikenal sebagai prinsip heliosentris. Copernicus berpendapat bahwa bumi dan planet semuanya mengelilingi matahari sehingga matahari menjadi pusat (heliosentris).
3.    Tycho Brahe (1546-1601)
Tycho Brahe pada masa ini menemukan benda-benda angkasa. Ia membuktikan bahwa benda-benda angkasa tersebut terapung bebas dalam ruang angkasa.
4.    Johannes Keppler (1571-1630)
Johannes Keppler seorang ahli matematika ia merupakan asisten Tycho Brahe. Johannes Keppler melanjutkan penelitian Brahe yaitu tentang gerak benda-benda angkasa.


5.    Galileo Galilei (1546-1642)
Galileo pada masa ini menciptakan sebuah teropong bintang yang terbesar. Teropong ini dapat mengamati beberapa peristiwa angkasa secara langsung.

f.  Zaman Modern (Abad XVII-XIX M)
Zaman modern sudah mulai ada pada abad 14 yaitu pada masa zaman Renaissance zaman modern ini muncul dengan adanya penemuan-penemuan ilmu pengetahuan ini berarti ilmu pengetahuan berkembang dengan baik pada masa ini. Adapun tokoh-tokoh pada zaman modern ini adalah sebagai berikut.
1.    Rene Descrates (1596-1650)
Rene Descrates merupakan bapak filsafat modern dan ia juga seorang ahli ilmu pasti penemuannya dalam ilmu pasti ialah sistem koordinat yang terdiri dari garis lurus X yang letaknya horizontal disebut axis atau sumbu X dan garis lurus Y yang letaknnya tegak lurus pada sumbu X disebut ordinat atau sumbu Y.
2.    Isaac Newton (1643-1727)
Penemuan Isaac Newton adalah dalam tiga bidang yaitu
a.    Teori Gravitasi
Teori gravitasi menerangkan bahwa planet-planet tidak bergerak lurus, tetapi mengikuti lintasan elips karena adanya gravitasi.
b.    Perhitungan kalkulus adalah hubungan antara X dan Y jika X bertambah maka Y juga bertambah.
c.    Optika atau mengenai cahaya jika cahaya matahari dilewatkan sebuah prisma sehingga asli yang terlihat homogen menjadi terbias antara merah sampai ungu menjadi pelangi.
3.    Charles Darwin
Charles Darwin berpendapat bahwa mahluk hidup yang dapat menyesuaikan diri akan memiliki peluang yang lebih besar untuk bertahan hidup lebih lama dan sebaliknya pendapatnya ini dikenal dengan teori evolusi.
4.    J.J. Thompson (1897)
J.J. Thompson menemukan elektron sehingga dengan penemuan ini runtuhlah pendapat yang menganggap bahwa atom adalah materi yang terkecil. Penemuan ini juga membuka jalan bagi pengembangan Fisika Nuklir. Hal ini dapat mengubah bermacam-macam atom di laboratorium juga ditemukan bagian dari atom, seperti elektron, praton, neutron, meson, dll.

g.   Zaman Kontemporer (abad XX- sekarang)
Pada zaman ini, bidang fisika menempati kedudukan yang paling tinggi diantara ilmu-ilmu khusus yang dibicarakan oleh para filsuf. Menurut Trout (1993), fisika dipandang sebagai dasar ilmu pengetahuan yang subjek materinya mengandung unsur-unsur fisika dengan filsafat secara historis menurutnya terlihat dalam dua cara yaitu :
§  Diskusi filosofis mengenai metode-metode fisika, dan dalam interaksi antara pandangan substansial tentang fisika, misalnya tentang materi, kuasa, serta konsep ruang dan waktu.
§  Ajaran filsafat tradisional yang menjawab fenomena tentang materi, kuasa, serta ruang dan waktu.
Pada abad XX fisikawan termasyur adalah Albert Einstein. Ia menyatakan bahwa alam itu tak berhingga besarnya dan tak terbatas. Akan tetapi, juga tidak berubah status totalitasnya atau bersifat statis dari waktu ke waktu. Pada tahun 1929 seorang fisikawan lain Hubble yang menggunakan teropong bintang terbesar di dunia melihat galaksi-galaksi di sekeliling kita. Galaksi-galaksi tersebut tampak menjauhi bumi. Berdasarkan perhitungan mengenai perbandingan jarak dan kelakuan gerak masing-masing galaksi yang teramati para fisika kontemporer (Gamow, Alpher, Herman) menarik kesimpulan bahwa semua galaksi di jagad raya ini semula bersatu padu dengan galaksi kita, Bima Sakti.
Selain teori mengenai fisika, teori alam semesta dan lain-lain, maka zaman kontemporer ini ditandai dengan penemuan berbagai teknologi canggih seperti mulai penemuan komputer, berbagai satelit, internet dan lain sebagainya. Disamping itu juga mengalami kemajuan yang pesat sehingga terjadi spesialisasi-spesialisasi ilmu yang semakin tajam.

 Rangkuman

Manusia memiliki ciri-ciri unik yang membedakannya dengan mahluk lainnya di muka bumi ini. Kelebihan manusia adalah rohaninya, yakni akal budi  dan kemauannya yang sangat kuat sehingga ia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mitos merupakan tahap awal perkembangan alam pikiran manusia. Mitos diciptakan untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia untuk menjawab keterbatasan manusia tentang alam. Dalam alam pikiran mitos, rasio atau penalaran belum terbentuk, yang bekerja hanya daya khayal, intuisi atau imajinasi.Sejarah perkembangan ilmu dibagi menjadi lima zaman yaitu: Zaman Pra-Yunani Kuno, yaitu manusia masih menggunakan batu sebagai peralatan; Zaman Yunani Kuno merupakan zaman keemasan filsafat karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan pendapat. Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini adalah Thales, Phytogoras, Sokrates, Leucippus, Plato, dan Aristoteles; Zaman Pertengahan merupakan zaman tampilnya para theolog di bidang ilmu pengetahuan; Zaman Renaissance merupakan zaman peralihan ketika kebudayaan dari abad pertengahan mulai berubah menjadi kebudayaan modern. Beberapa tokoh yang terkenal pada zaman ini yaitu Roger Bacon, Copernicus, Tycho Brahe, Yohannes Keppler, Galileo Galilei; Zaman Modern ditandai dengan berbagai penemuan dalam bidang ilmiah beberapa tokoh yang terkenal pada zaman ini yaitu Rene Descartes, Isaac Newton, Charles Darwin, J.J. Thompson,  dan Zaman Kontenporer menempatkan  bidang fisika menduduki tempat yang paling tinggi di antara ilmu-ilmu khusus yang dibicarakan oleh para filsuf. Tokoh yang paling populer  pada masa ini adalah Albert Einstein.


Soal Latihan
(1)   Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri unik manusia bila dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya.
(2)                           Coba berikan alasan timbulnya mitos.
(3)   Ceritakan secara singkat sejarah perkembangan ilmu dari zaman pra Yunani Kuno sampai jaman kontenporer beserta tokoh-tokoh penting pada zamannya.





Thursday, 23 August 2012

CPNS Daerah Badung 2012

Persyaratan penerimaan CPNS daerah badung dapat di download disini
atau
  1. contoh surat lamaran
  2. waktu pendaftaran
  3. formasi penerimaan CPNS

Wednesday, 15 August 2012

SINTESIS PROTEIN


SINTESIS PROTEIN

Sintesis protein merupakan proses yang kompleks, melibatkan berbagai molekul; ADN, mRNA, tRNA, Ribosom, asam amino, dan berbagai enzim.

RNA yang terlibat dalam sintesis protein: rRNA, mRNA, dan tRNA.


mRNA
·         Mengandung informasi genetik yang disalin (ditranskripsi) dari DNA, (DNA sebagai template).
·         Panjang molekul sesuai dengan panjang gen yang akan di-translasi menjadi polipeptida/protein.
·         Kode genetik disebut ‘KODON’, tersusun oleh kombinasi dari keempat basa nitrogen: Adenin, Guanin, Sitosin, Urasil.
·         Jika 1 kodon mengkode 1 asam amino (a.a.), hanya ada 41 = 4 a.a. yang bisa dikode, sedangkan di alam terdapat 20 a.a.
Jika 2 kodon mengkode 1 a.a. –maka akan ada 42 = 16 a.a. yang bisa dikode.
·         Kesimpulannya satu kodon terdiri dari 3 basa nitrogen atau disebut Kode Triplet. Konsekuensinya, akan ada 43 a.a. = 64 a.a. karena itu satu a.a. dikode oleh lebih dari 1 kodon. Lihat halaman 174.
·         Selain itu ada 3 kodon tanpa arti (nonsense), tidak bisa diterjemahkan oleh tRNA, yaitu UAA, UAG, UGA atau disebut ‘Stop Kodon’. Jika translasi tiba pada kodon ini maka proses translasi berakhir.
·         Pembacaan kodon memiliki arah 5’ ke 3’. Dimulai dari kodon awal (Start Kodon) AUG = asam amino Metionin. (tapi bukan berarti setiap protein dimulai dari a.a. Metionin.
·         Kode Genetik (Kodon) bersifat universal. Namun ada preferensi diantara berbagai mahluk hidup.

tRNA
·         Bentuknya seperti huruf t.
·         Urutan basa nitrogen terminal/ujungnya sama, yaitu: 5’-SSA-3’
·         Urutan basa nitrogen pada lengan –berinteraksi dengan ribosom unit besar.
·         Urutan basa nitrogen di bagian ujung bawah bersifat komplementer dengan Kodon pada mRNA –disebut Anti Kodon.
·         Tiap molekul a.a. akan mengalami Pengaktifan terlebih dahulu, memerlukan ATP dan bantuan enzim: Aminosil–tRNA sintetase.
a.a. + ATP                           a.a.–AMP   +   P – P
Aminosil - tRNA
 
                                             
sintetase
 
a.a.–AMP  +  tRNA                                                a.a.– tRNA  + AMP

·         a.a.– tRNA  berenergi tinggi, akan digunakan membentuk Ikatan Peptida dengan bantuan enzim Peptidil Sintetase.

MEKANISME SINTESIS PROTEIN

1. TAHAP INISIASI
Dibantu oleh faktor pemulai (Initiating Factor) IF1, IF2 dan IF3
- IF3 menggabungkan mRNA ujung 5’ dengan ribosom unit kecil
- IF2 menggerakkan tRNA pertama yang membawa a.a. Metionin menuju ke Kodon awal (AUG), di lokasi A pada ribosom unit besar.
- IF1 menggerakkan ribosom unit besar bergabung dengan ribosom unit kecil-mRNA –terbentuk kompleks inisiasi.


2. TAHAP ELONGASI
Dalam ribosom unit besar terdapat beberapa enzim spt: enzim transferase, peptidil sintetase, faktor pelepas (Releasing Factor/RF).
- Enzim transferase memindahkan tRNA pertama dari lokasi A ke lokasi P, lokasi A kosong sehingga tersedia bagi tRNA kedua yang membawa molekul asam amino kedua.
- Enzim peptidil sintetase kemudian mengikatkan a.a. metionin dengan a.a. kedua dengan ikatan poptida.
- Selanjutnya enzim transferase kembali bekerja, mengeluarkan tRNA pertama dari ribosom, dan memindahkan tRNA kedua ke lokasi P sehingga lokasi A kosong lagi. Datang tRNA ketiga, membawa a.a. ketiga masuk ke lokasi A, lalu enzim peptidil sintetase kembali mengikatkan a.a. kedua dengan a.a. ketiga.
- Demikian seterusnya enzim transferase dan enzim peptidil sintetase bekerja silih berganti, sehingga rantai polipeptida makin bertambah panjang/Long (disebut e-Long-ation).


3. TAHAP TERMINASI
Apabila Stop Kodon (salah satu dari UAA, UAG, UGA) tiba pada lokasi A, kodon itu tidak dapat diterjemahkan, dan sebuah ‘faktor pelepas’ atau ‘Faktor R’ (Releasing) yang tidak membawa a.a. akan berikatan pada lokasi A, sehingga proses translasi berakhir. Maka selesailah proses sintesis rantai polipeptida yang akan membentuk protein.


MEKANISME PENGATURAN SINTESIS PROTEIN

Jika ada substrat maka enzimnya akan dibuat, jika tidak ada substrat, enzim tidak dibuat. Jika protein/enzim yang dibuat sudah cukup, ia tidak lagi dibuat.  Bagaimana sel ‘mengetahui’?

 

1950-an Francois Jacob dan Jacques Monod.

Ada 2 mekanisme pengaturan Ekspresi Gen (sintesis protein), Sistem Induksi dan Sistem Represi.

 

Struktur gen terdiri dari: 

 

                      RG                              OG                             SG

                                                                                                                                            DNA

RG = Regulator Gen

OG = Operator Gen

SG = Struktural Gen



Mekanisme Induksi

RG menghasilkan protein R, bersifat aktif à menempel OG, sehingga transkripsi SG tidak bisa berjalan à sehingga sintesis protein/enzim SG tidak bisa berjalan.


Tapi, jika ada substrat à bertindak sebagai inducer, berikatan dengan R, sehingga merubah struktur & sifatnya à tidak bisa menempel pada OG. Akibatnya, transkripsi SG bisa berjalan à sintesis protein/enzim SG bisa berjalan.

 

 

Mekanisme Represi

Senyawa produk metabolisme (yang dihasilkan oleh enzim SG tadi) à bereaksi dengan protein R (yang di-nonaktifkan oleh subtrat), sehingga kembali bersifat aktif à menempel OG, sehingga transkripsi SG tidak bisa berjalan lagi.

 

Wednesday, 4 April 2012

TOMCAT


Serangga Tomcat adalah serangga yang biasa hidup di persawahan dan biasa berkembang biak dan aktifitasnya meningkat saat saat sedang pergantian musim atau pasca panen. Habitat serangga Tomcat sendiri umumnya berada di persawahan dan memangsa makanan (sejenis hama di sawah) yang biasa di temukan setalah masa panen. Namun kini pertumbuhan dan penyebaran serangga ini begitu pesat sedangkan lahan makanan terus menyempit dan berkurang.

"Disebut tomcat karena bentuk badannya mirip pesawat tempur tomcat (F-14)," Ujar Prof. Tjandra Yoga Ketua Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, saat menghadiri seminar penanggulangan tomcat yang diselenggarakan oleh DPP Partai Demokrat di Jl. Kramat Raya Jakarta Pusat, Senin (26/02/12).

Menurutnya, serangga dengan nama latin Paederus sp. tersebut keberadaannya umum di seluruh dunia, khususnya di daerah tropis. Bahkan tomcat ditemukan memiliki 622 spesies berbeda yang tersebar di seluruh dunia.

"Tomcat tidak mengigit atau menyengat, tetapi mengeluarkan cairan tubuh yang beracun yang dinamakan paederin,".

Tomcat bukanlah sikucing yang sangat menjengkelkan yang ada didalam televisi yang kerjaannya memburu jerry sitikus kecil yang imut dan lucu, namun tomcat yang satu ini adalah serangga mematikan yang dapat mengganggu terhadap kesehatan tubuh manusia serta membuat orang merasa tersiksa akibat terkena oleh racunnya yang sangat berbahaya. Akan tetapi kami telah menemukan solusi yang sangat aman, ampuh serta sangat berkhasiat sekali dalam mengobati serta dalam menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit termasuk dapat mengobati serta dapat menyembuhkan Penyakit Racun Tomcat itu sendiri, yaitu dengan mengkonsumsi Obat Alami Racun Tomcat XAMthone plus dan Jelly Gamat Luxor.

A. Penyebab Racun Tomcat

Penyebab yang sudah pasti adalah terkena oleh racun yang ada pada tubuh tomcat itu sendiri, jadi apabila anda menemukan serangga yang satu ini, jangan pernah memencetnya dengan kedua tangan anda ataupun oleh jari – jemari anda, karena apabila dipencet serangga tersebut akan mengeluarkan racun pada tubuhnya sehingga mengakibatkan kulit yang terkena racun tersebut sangat gatal, panas seperti terbakar hingga akhirnya meradang dan menyebatr keseluruh tubuh. Penyebab yang lainnya adalah bisa karena kontak langsung dengan serangga tersebut, racun tomcat yang menempel pada baju, handuk makanan dan benda – benda lain yang terkena oleh Penyakit Racun Tomcat.

B. Gejala Racun Tomcat

Serangga yang satu ini memang sangat mengganggu terhadap kesehatan tubuh kita apalagi terhadap kesehatan kulit kita sehingga menimbulkan beberapa gejala yang dapat menyiksa tubuh. Diantara gejala yang menyiksa tubuh kita adalah Kulit akan terasa gatal, Kulit akan tampak melepuh akibat adanya iritasi, Terjadi iritasi atau peradangan pada kulit dan Timbul warna kemerah-merahan pada kulit. Gejala yang ditimbulkan tersebut harus segera diobati ataupun diatasi dengan berbagai cara yang harus ekstra waspada, karena apabila tidak mendapatkan penanganan dapat berakibat sangat parah dan mungkin juga sudah tidak tertolong lagi. Untuk informasi dan pemesanan Obat Alami Tomcat Silahkan Klik Disini!!!

C. Pengobatan Racun Tomcat

Pengobatan yang dapat anda ambil untuk mengobati Penyakit Racun Tomcat yang ada pada tubuh anda adalah dengan Hindari kontak langsung dengan hewan ini, Pasang kasa nyamuk dan juga tutup jendela dan pintu Untuk mencegah masuknya kumbang ini, Bilas dengan air mengalir dan sabun jike bersentuhan Segera letakkan kulit yang kontak dengan tomcat di bawah kran air dan cuci bersih menggunakan sabun, Jangan menggosok kulit atau mata jika bersentuhan dengan tomcat Racun yang ada pada kulitnya bisa menginfeksi daerah lain yang anda sentuh, Pastikan kebersihan lingkungan rumah Buang tanaman yang tidak terawat dan pastikan kebersihan taman anda sehingga hewan ini tidak akan bersarang di sana.

Pengobatan tersebut mungkin sangat menyita waktu anda, akan tetapi kami telah menemukan terobosan yang sangat baik, aman serta telah terbukti khasiatnya dalam mengobati serta dalam menyembuhkan Penyakit Racun Tomcat yang menjalar keseluruh tubuh yaitu dengan mengkonsumsi Obat Alami Racun Tomcat menggunakan XAMthone Plus dan Jelly Gamat Luxor yang pastinya aman, ampuh dan tanpa memberikan efek samping apapun terhadap organ tubuh sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Mengonsumsi jus kulit manggis XAMthone Plus 30 ml 2x sehari (setiap pagi setelah makan dan malam sebelum tidur). Dan untuk mengobati lukanya supaya cepat mengering, bisa dengan mengoleskan obat alami jelly gamat luxor (di oleskan secara merata ke daerah yang terkena gigitan tomcat/ seperti luka bakar). Pengobatan menggunakan Obat Alami Racun Tomcat ini sangat manjur sekali, karena Obat Herbal XAMthone Plus dan Obat Herbal Jelly Gamat Luxor ini dapat mengobati serta dapat menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat dunia.


Berikut adalah 10 tips upaya mencegah serangan tomcat:
  1. Jika menemukan serangga ini, jangan dipencet, agar racunnya tidak mengenai kulit
  2. Hindari terkena tomcat ini pada kulit terbuka
  3. Bila tomcat mengenai kulit kita, singkirkan hati-hati dengan cara meniup atau menggunakan kertas
  4. Jangan menggosok kulit atau mata bila tomcat mengenai kulit
  5. Segera cuci dengan air mengalir dan sabun pada kulit yang bersentuhan dengan kumbang
  6. Usahakan pintu rumah tertutup, dan bila ada, jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk
  7. Tidur menggunakan kelambu
  8. Lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia
  9. Semprot dengan insektisida rumah, harus dipastikan terkena langsung pada sasaran serangga.
  10. Bersihkan lingkungan rumah, teurtama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat tomcat.Racun tomcat bisa mencemar secara tidak langsung bila manusia bersentuhan dengan benda lain yang tercemar racun tomcat. Itu sebabnya serangga kecil ini harus diwaspadai.
Berikut cara pencegahan dan pengobatan racun tomcat:
  • Tomcat sangat senang dengan terang cahaya lampu, sebaiknya bila malam hari minimalkan penggunaan lampu agar tidak mengundang tomcat
  • Untuk membasmi tomcat dapat dengan cara semprotkan aerosol atau pestisida organik dari campuran laos, sereh dan daun mamba. 
  • Bila ada binatang apapun yang hinggap di kulit, usahakan jangan mematikannya di tubuh
  • Jika kulit mengalami kontak langsung dengan tomcat, kulit akan merasa terbakar yang kemudian timbul kemerahan pada kulit, bila dibiarkan, dalam beberapa hari di bagian tengah akan muncul nanah.
  • Jangan menggaruk luka, karena racunnya dapat berpindah ke bagian lain kulit lewat cairan di luka.
  • Segera cuci dengan air sabun bagian kulit yang mengalami kontak dengan tomcat.
  • Apabila terjadi reaksi pada kulit, cuci dengan antiseptik ringan atau antibiotic neomycin sulfat 5%.
  • Apabila infeksi berlanjut segera pergi kedokter.
(http://cgvto.blogspot.com/2012/03/cara-pencegahan-dan-pengobatan-racun.html)

Tuesday, 7 February 2012

Hukum Pewarisan Sifat Mendel (GENETIKA)

 (Gregor Johann Mendel)

Hukum pewarisan Mendel adalah hukum mengenai pewarisan sifat pada organisme yang dijabarkan oleh Gregor Johann Mendel dalam karyanya 'Percobaan mengenai Persilangan Tanaman'. Hukum ini terdiri dari dua bagian:
  1. Hukum pemisahan (segregation) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Pertama Mendel, dan
  2. Hukum berpasangan secara bebas (independent assortment) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Kedua Mendel.

Hukum segregasi (hukum pertama Mendel)

Hukum segregasi bebas menyatakan bahwa pada pembentukan gamet (sel kelamin), kedua gen induk (Parent) yang merupakan pasangan alel akan memisah sehingga tiap-tiap gamet menerima satu gen dari induknya.
Secara garis besar, hukum ini mencakup tiga pokok:
  1. Gen memiliki bentuk-bentuk alternatif yang mengatur variasi pada karakter turunannya. Ini adalah konsep mengenai dua macam alel; alel resisif (tidak selalu nampak dari luar, dinyatakan dengan huruf kecil, misalnya w dalam gambar di sebelah), dan alel dominan (nampak dari luar, dinyatakan dengan huruf besar, misalnya R).
  2. Setiap individu membawa sepasang gen, satu dari tetua jantan (misalnya ww dalam gambar di sebelah) dan satu dari tetua betina (misalnya RR dalam gambar di sebelah).
  3. Jika sepasang gen ini merupakan dua alel yang berbeda (Sb dan sB pada gambar 2), alel dominan (S atau B) akan selalu terekspresikan (nampak secara visual dari luar). Alel resesif (s atau b) yang tidak selalu terekspresikan, tetap akan diwariskan pada gamet yang dibentuk pada turunannya.
 persilangan 1 sifat beda

 Hukum asortasi bebas (hukum kedua Mendel)


Hukum kedua Mendel menyatakan bahwa bila dua individu mempunyai dua pasang atau lebih sifat, maka diturunkannya sepasang sifat secara bebas, tidak bergantung pada pasangan sifat yang lain. Dengan kata lain, alel dengan gen sifat yang berbeda tidak saling memengaruhi. Hal ini menjelaskan bahwa gen yang menentukan e.g. tinggi tanaman dengan warna bunga suatu tanaman, tidak saling memengaruhi.
Seperti nampak pada gambar 1, induk jantan (tingkat 1) mempunyai genotipe ww (secara fenotipe berwarna putih), dan induk betina mempunyai genotipe RR (secara fenotipe berwarna merah). Keturunan pertama (tingkat 2 pada gambar) merupakan persilangan dari genotipe induk jantan dan induk betinanya, sehingga membentuk 4 individu baru (semuanya bergenotipe wR). Selanjutnya, persilangan/perkawinan dari keturuan pertama ini akan membentuk indidividu pada keturunan berikutnya (tingkat 3 pada gambar) dengan gamet R dan w pada sisi kiri (induk jantan tingkat 2) dan gamet R dan w pada baris atas (induk betina tingkat 2). Kombinasi gamet-gamet ini akan membentuk 4 kemungkinan individu seperti nampak pada papan catur pada tingkat 3 dengan genotipe: RR, Rw, Rw, dan ww. Jadi pada tingkat 3 ini perbandingan genotipe RR , (berwarna merah) Rw (juga berwarna merah) dan ww (berwarna putih) adalah 1:2:1. Secara fenotipe perbandingan individu merah dan individu putih adalah 3:1.
Kalau contoh pada gambar 1 merupakan kombinasi dari induk dengan satu sifat dominan (berupa warna), maka contoh ke-2 menggambarkan induk-induk dengan 2 macam sifat dominan: bentuk buntut dan warna kulit. Persilangan dari induk dengan satu sifat dominan disebut monohibrid, sedang persilangan dari induk-induk dengan dua sifat dominan dikenal sebagai dihibrid, dan seterusnya.
Pada gambar 2, sifat dominannya adalah bentuk buntut (pendek dengan genotipe SS dan panjang dengan genotipe ss) serta warna kulit (putih dengan genotipe bb dan coklat dengan genotipe BB). Gamet induk jantan yang terbentuk adalah Sb dan Sb, sementara gamet induk betinanya adalah sB dan sB (nampak pada huruf di bawah kotak). Kombinasi gamet ini akan membentuk 4 individu pada tingkat F1 dengan genotipe SsBb (semua sama). Jika keturunan F1 ini kemudian dikawinkan lagi, maka akan membentuk individu keturunan F2. Gamet F1nya nampak pada sisi kiri dan baris atas pada papan catur. Hasil individu yang terbentuk pada tingkat F2 mempunyai 16 macam kemungkinan dengan 2 bentuk buntut: pendek (jika genotipenya SS atau Ss) dan panjang (jika genotipenya ss); dan 2 macam warna kulit: coklat (jika genotipenya BB atau Bb) dan putih (jika genotipenya bb). Perbandingan hasil warna coklat:putih adalah 12:4, sedang perbandingan hasil bentuk buntut pendek:panjang adalah 12:4. Perbandingan detail mengenai genotipe SSBB:SSBb:SsBB:SsBb: SSbb:Ssbb:ssBB:ssBb: ssbb adalah 1:2:2:4: 1:2:1:2: 1.
persilangan 2 sifat beda

 kacang ercis (Pisum sativum)