Kamis, 12 Januari 2012

Media Pembelajaran Sistem Peredaran Darah


A. Judul
Media Pembelajaran Sistem Peredaran Darah Pada Vertebrata Berbasis Lampu Kerlap-Kerlip
B. Latar Belakang
Proses belajar-mengajar atau proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan melaksanakan kurikulum suatu lembaga pendidikan, agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Tujuan pendidikan pada dasarnya adalah mengantar para siswa menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku, baik intelektual, moral maupun sosial agar dapat hidup mandiri sebagai individu maupun makhluk sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut, siswa berinteraksi dengan lingkungan belajar yang diatur guru melalui proses pembelajaran. Lingkungan mencakup tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metodologi pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Unsur-unsur tersebut dikenal dengan sebutan komponen-komponen pembelajaran.
       Untuk mencapai hasil belajar siswa yang optimal maka terkadang seorang guru tidak cukup hanya menjelaskan begitu saja suatu materi di depan kelas karena belum tentu siswa akan mudah untuk menangkap dan memahami apa yang hendak disampaikan oleh guru tersebut. Dalam mata pelajaran Biologi khususnya sangat sering dialami kejadian dimana seorang guru Biologi mengalami kesulitan dalam menyampaikan suatu materi pelajaran kepada siswanya. Hal ini bisa disebabkan karena materi pelajaran Biologi yang ingin disampaikan tersebut memang sebuah materi yang cukup rumit atau karena alasan lain yaitu kurangnya minat siswa terhadap materi pelajaran yang sedang dibahas. Salah satu contohnya adalah ketika seorang guru Biologi membawakan materi mengenai sistem peredaran darah pada Vertebrata. Pada materi ini guru akan menjelaskan sistem peredaran darah pada lima kelas yaitu kelas Aves, Mamalia, Pisces, Amfibia, dan Reptilia. Sistem peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar. Jadi untuk tiap kelas dipelajari 2 jenis sitem peredaran darah sehingga total sistem peredaran darah yang dipelajari siswa dalam materi ini adalah 10 sistem peredaran darah. Untuk menyampaikan kesepuluh konsep sistem peredaran darah ini kepada siswa tentunya bukan perkara yang mudah karena disamping adanya perbedaan kemampuan berfikir antara siswa satu dengan siswa yang lain terkadang juga ada siswa yang kurang tertarik dengan materi tersebut. Seorang guru yang baik tentunya tidak akan tinggal diam jika dihadapkan pada situasi seperti ini, dan salah satu solusi yang biasanya dlakukan oleh guru adalah pemakaian media pembelajaran.
Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepada penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa yang menjurus kearah terjadinya proses belajar. Ada beberapa factor pertimbangan sebuah media digunakan dalam proses pembelajaran, antara lain: (a). Ketepatannya dengan tujuan pembelajaran. (b). Dukungan terhadap bahan pembelajaran. (c). Kemudahan memperoleh media. (d). Keterampilan dalam menggunakannya.
Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa peranan media dalam proses pembelajaran dapat ditempatkan sebagai berikut: (a). Alat untuk memperjelas bahan pembelajaran pada saat guru menyampaikan pelajaran. Dalam hal ini, media digunakan guru sebagai variasi penjelasan verbal mengenai bahan pembelajaran. (b). Alat untuk mengangkat atau menimbulkan persoalan untuk dikaji legih lanjut dan dipecahkan oleh para peserta didik dalam proses belajarnya. Paling tidak guru dapat menempatkan media sebagai sumber pertanyaan atau simulasi belajar siswa. (c). Sumber belajar bagi siswa. Artinya media tersebut adalah bahan-bahan yang harus dipelajari para peserta didik baik individual maupun kelompok. Dengan demikian, akan banyak membantu tugas guru dalam kegiatan mengajarnya.
Mengingat pentingnya keberadaan media dalam mata pelajaran Biologi, khususnya pada materi sistem peredaran darah maka kami selaku mahasiswa memiliki ide kreatif untuk membuat sebuah media pembelajaran baru terkait dengan sistem peredaran darah yaitu “Media Pembelajaran Sistem Peredaran Darah pada Vertebrata Berbasis Lampu Kerlap-Kerlip”. Kenapa berbasis lampu kerlap-kerlip? Alasannya adalah karena otak manusia menyukai hal yang menarik dan ekstrim.
C. Rumusan Masalah

       Bagaimana bentuk media pembelajaran sistem peredaran darah berbasis lampu kelap-kelip yang dapat menarik perhatian siswa dan membantu siswa dalam memahami materi mengenai sistem peredaran darah pada vertebrata?

D. Tujuan

Menambah koleksi media pembelajaran yang ada di sekolah sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa, khususnya dalam mempelajari materi mengenai sistem peredaran darah pada vertebrata.
                                                                         
E. Luaran yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dari program ini adalah berupa sebuah model desain sistem peredaran darah vertebrata dengan menggunakan lampu kerlap-kerlip.

F. Kegunaan Program

a.       Bagi Sekolah
Menambah koleksi media pembelajaran di sekolah.
b.      Bagi Guru Biologi
Media ini dapat membantu dan memudahkan guru dalam menjelasakan materi mengenai sistem peredaran darah pada vertebrata dalam proses belajar mengajar di kelas.
c.       Bagi Siswa
Media ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mempelajari materi mengenai sistem peredaraan darah pada vertebrata serta memberikan pemahaman yang lebih kepada siswa sehingga siswa tidak menghayal dalam pembelajaran tersebut.

G. Tinjauan Pustaka

G1. Pengertian Media
1.                  Secara harfiah kata media berarti perantara atau pengantar. Association For Education N Comunication Technology (AET). Mengartikan media sebagai segala bentuk yang digunakan untuk proses penyaluran informasi, sedangkan National Education Association (NEA) mengartikan media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan serta instrument yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, yang dapat merangsang pikiran perasaan dan kemauan siswa sehingga mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya.
2.                  Media dalam arti umum
a.         semua bentuk “perantara” yang dipakai orang penyebar ide sehingga gagasan itu sampai pada penerima (Santoso S. Hamidjojo dalam Warpala 2006)
b.      sarana disebut CHANNEL, karena pada hakekatnya media telah memperluas atau memperpanjang kemampuan  manusia untuk merasakan, mendengar, dan melihat dalam batas-batas jarak, ruang dan waktu tertentu, dan dengan bantuan media batas-batas itu hamper menjadi tidak ada (M.C. Luhan dalam Warpala 2006)
c.       saluran komunikasi atau medium yang digunakan untuk membawa atau menyampaikan suatu pesan, dimana medium ini merupakan jalan atau alat dengan mana suatu pesan berjalan antara komunikator dengan komunikan (Blake dan Horalsen dalam Warpala 2006)
3.             Media Dalam Pembelajaran
a.       media yang penggunaannya diintegrasikan dengan tujuan dan isi pembelajaran, yang biasanya sudah dituangkan dalam GBPP dan dimaksudkan untuk mempertinggi mutu kegiatan belajar mengajar (Santoso S. Hamidjojo dalam Warpala 2006)
b.      Peralatan fisik untuk membawakan atau menyampaikan visi pembelajaran, kedalamnya termasuk buku, film, kaset video, sajian slide, radio, OHP, dan sebagainya, termasuk suara guru da prilaku non verbal. (Bridgs dalam Warpala 2006)
Dari batasan diatas, maka ada dua unsure yang terkandung dalam media pembelajaran , yaitu (1) pesan atau bahan pembelajaran yang akan disampaikan, dengan istilah lain disebut perangkat lunak (Software), dan (2) perangkat keras (Hardware) yang berfungsi sebagai alat belajar dan alat bantu belajar.
Penggunaan media secara kreatif dapat memungkinkan siswa untuk belajar lebih banyak, memahami apa yang dipelajarinya lebih baik dan meningkatkan performance siswa sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

G.2 Fungsi Media Pembelajaran
Efektivitas proses belajar mengajar (pembelajaran) sangat dipengaruhi oleh faktor metode dan media pembelajaran yang akan digunakan. Keduanya saling berkaitan, dimana pemilihan metode tertentu akan berpengaruh terhadap jenis media yang akan digunakan. Dalam arti bahwa harus ada kesesuaian di antara keduanya untuk mewujudkan tujuan pembelajaran. Walaupun ada hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam pemilihan media seperti : konteks pembelajaran, karakteristik pebelajar, dan tugas atau respon yang diharapkan dari pebelajar (Arsyad, 2002 dalam Warpala 2006).
Sadiman, dkk dalam Warpala (2006), menyampaikan fungsi media (media pendidikan) secara umum, adalah sebagai berikut: (i) memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat visual;(ii) mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera, misal objek yang terlalu besar untuk di bawa ke kelas dapat diganti dengan gambar, slide,     dsb, peristiwa yang terjadi di masa lalu juga bisa ditampilkan lagi lewat film, video, foto, atau film bingka; (iii) meningkatkan kegairahan belajar, memungkinkan siswa belajar sendiri berdasarkan minat dan kemampuannya, dan mengatasi sikap pasif siswa: dan (iv) memberikan rangsangan yang sama, dapat menyamakan pengalaman dan persepsi siswa terhadap isi pelajaran.

H. Metode Pelaksanaan Program

     H.1 Pembuatan Rancangan
                        Pada tahapan ini akan disusun desain berupa sketsa dari media pembelajaran sistem peredaran darah Vertebrata yang akan dibuat. Sistem peredaran Vertebrata yang akan dibuat meliputi sistem peredaran darah pada pisces, amphibi, reptilia, aves, dan mamalia

     H.2 Pengumpulan Alat dan Bahan
Setelah desain yang berupa sketsa selasai dibuat selanjutnya dikumpulkan alat dan bahan yang akan diperlukan. Alat dan bahan yang diperlukan meliputi: Lem Fox dan lem kaca, cat, lampu kelap-kelip, kaca, gabus, cutter, kabel, stop kontak, eisi, dan power supply.
     H.3 Perakitan Alat-Alat
Setelah alat dan bahan terkumpul selanjutnya adalah tahap perakitan alat-alat  sesuai dengan sketsa awal dari media pembelajaran yang akan dibuat

     H.4 Uji Coba
Untuk menyakinkan keberhasilan dari media pembelajaran yang dibuat maka setelah selesai proses perakitan alat tersebut dlakukan uji coba di lapangan.

I. Jadwal Kegiatan Program

No
Bulan ke-
Kegiatan
1
I
·         Pembuatan rancangan
·         Mengumpulkan alat dan bahan
2
II
·         Perakitan alat-alat
3
III
·         Uji coba
·         Penyusunan laporan
4
IV
·         Pengumpulan laporan

J. Nama dan Biodata Ketua serta Anggota Kelompok
1.      Ketua Pelaksana Kegiatan
a.       Nama Lengkap                               : Ketut Arianto
b.      NIM                                                : 0513041032
c.       Fakultas/Program Studi                  : MIPA/Pendidikan Biologi
d.      Perguruan Tinggi                            : Universitas Pendidikan Ganesha
e.       Waktu Untuk kegiatan PKM         : 8 jam/minggu
2.      Anggota Pelaksana
a.       Nama Lengkap                               : I Putu Edi Purwanta
b.      NIM                                                : 0513041007
c.       Fakultas/Program Studi                  : MIPA/Pendidikan Biologi
d.      Perguruan Tinggi                            : Universitas Pendidikan Ganesha
e.       Waktu Untuk kegiatan PKM         : 8 jam/ minggu
3.      Anggota Pelaksana
a.       Nama Lengkap                               : I Wayan Dudy Asmara Jaya
b.      NIM                                                : 0513041012
c.       Fakultas/Program Studi                  : MIPA/Pendidikan Biologi
d.      Perguruan Tinggi                            : Universitas Pendidikan Ganesha
e.       Waktu Untuk kegiatan PKM         : 6 jam/minggu
4.      Anggota Pelaksana
a.       Nama Lengkap                               : I Kadek Budiartawan
b.      NIM                                                : 05130410135
c.       Fakultas/Program Studi                  : MIPA/Pendidikan Biologi
d.      Perguruan Tinggi                            : Universitas Pendidikan Ganesha
e.       Waktu Untuk kegiatan PKM         : 8 jam/minggu  

K. Nama dan Biodata Dosen Pendamping

1.      Nama Lengkap dan Gelar             : I Md  Pasek Anton Santiasa, S.Pd,      
  M. Sc
2.      Golongan Pangkat dan NIP          : II/a 132320119
3.      Jabatan Fungsional                        : Tenaga Pengajar
4.      Jabatan Struktural                         : Pembimbing Kemahasiswaan
5.      Fakultas/Program Studi                : MIPA/Pendidikan Biologi
6.      Perguruan Tinggi                           : Universitas Pendidikan Ganesha
7.      Bidang Keahlian                           : Bioteknologi
8.      Waktu untuk kegiatan PKM         : 6 jam/minggu

L. Biaya

No
Jenis Pengeluaran
Jumlah Satuan
Total
Bahan Habis Pakai
1
Pembuatan proposal
5 eks @ Rp. 10.000
Rp    50.000
2
Laporan kemajuan program
5 eks @ Rp. 10.000
Rp  50.000
3
Revisi laporan
5 eks @ Rp. 10.000
Rp  50.000
4
Buat laporan dan penjilidan
5 eks @ Rp. 25.000
Rp  125.000
5
Konsumsi pelaksana program dan dosen pendamping
5 orang 10 kali kegiatan @ Rp. 5.000
Rp  250.000
6
Pulsa untuk koordinasi antar anggota, ketua dan dosen pendamping
5 orang @ Rp. 50.000
Rp  250.000
7
Lem Fox dan lem kaca
1 kaleng
Rp    60.000
8
Cat
2 kaleng @ Rp. 10.000
Rp    20.000
9
Dokumentasi

Rp. 100.000
Peralatan Penunjang PKM
10
Lampu kerlap-kerlip
500 biji @ RP. 2.800
Rp  1.400.000
11
Kabel
10 meter @ Rp. 3.000
Rp    30.000
12
Stop kontak
5 biji @ Rp. 4.000
Rp    20.000
13
Kaca 50 X 100 cm
5 buah @ RP. 50.000
Rp  250.000
14
Gabus 50 X 100 cm
5 buah @ RP. 10.000
Rp    50.000
15
Cuter
4 buah @ RP. 5.000
Rp    20.000
16
Power Supply
5 buah @ RP. 50.000 
Rp  250.000
17
Eisi
5 buah @ RP. 50.000 
Rp  250.000
Perjalanan
18
Transportasi selama melaksanakan program
-
Rp  400.000
Lain-lain
19
Biaya potong kaca
5 buah @ Rp. 10.000
Rp  50.000
20
Pengeluaran tak terduga
-
Rp  500.000
Total biaya
Rp 4.175.000






M. Daftar Pustaka
Warpala, I Wayan Sukra.2006.Media Pembelajaran: Arti, Posisi, Fungsi,
            Klasifikasi, dan Karakteristiknya.Singaraja:Undiksha.

Setiono. Lilik.2007.Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Berbagai Media. http://omtion.blogspot.com/2007/06/media-pembelajaran.html. Diakses tanggal 30 September 2007


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar